Selamat datang di Website Pondok Pesantren Al Hikmah
Biara Taktsang, Biara Yang Menempel di Tebing Gunung Paro
Informatic 27 July 2026

Biara Taktsang, Biara Yang Menempel di Tebing Gunung Paro

Di Lembah Paro, Bhutan, ada sebuah biara bernama Taktsang, atau yang lebih dikenal sebagai Sarang Harimau. Dan tempat ini benar-benar berada di lokasi yang nggak masuk akal, kok bisa ada manusia yang kepikiran membangun tempat ibadah di sana?Soalnya teman-teman, Biara Taktsang ini menempel di dinding tebing granit yang curam banget, dengan ketinggian sekitar 900 meter dari dasar lembah. Kalau dihitung dari permukaan laut, posisinya ada di sekitar 3,12 kilometer. Jadi ini tuh bukan cuma bangunan tua biasa, tapi berada di tengah kerasnya Pegunungan Himalaya.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, pada abad ke-8, Guru Padmasambhava pernah sampai ke gua suci di tebing itu dengan menunggangi seekor harimau terbang. Di dalam gua tersebut, ia dikisahkan bermeditasi selama tiga bulan untuk menaklukkan roh jahat. Jadi dari awal, tempat ini memang sudah dianggap punya aura spiritual yang sangat kuat.

Berabad-abad setelah legenda itu hidup di tengah masyarakat Bhutan, tepatnya pada tahun 1692, bangunan biara yang sekarang kita lihat mulai dibangun mengelilingi gua suci tersebut. Mereka memakai kayu dan batu lokal, lalu menciptakan kompleks biara di tempat yang dari jauh saja sudah terlihat hampir mustahil untuk dihuni. Bayangin aja, di tebing securam itu, manusia bukan cuma bisa naik, tapi juga membangun tempat suci yang bertahan ratusan tahun.

Dan untuk sampai ke sana pun enggak gampang ya. Para peziarah dan pengunjung harus berjalan menanjak melewati hutan pinus yang lebat, lalu lanjut melewati ratusan anak tangga batu sebelum akhirnya sampai ke kompleks biara. Perjalanan ini jelas menguras fisik, tapi justru di situlah pengalaman batinnya terasa. Setiap langkah kayak membawa orang makin jauh dari dunia biasa, dan makin dekat ke tempat yang dianggap suci.Tapi perjalanan panjang Biara Taktsang juga enggak selalu mulus. Tempat ini pernah mengalami kebakaran besar pada tahun 1951 dan 1998. Meski begitu, biara ini tetap dipulihkan kembali lewat rekonstruksi yang sangat teliti, tanpa kehilangan wibawa aslinya. Jadi sampai sekarang, Sarang Harimau masih berdiri di tebing itu, jadi bukti kecerdasan manusia bisa menciptakan sesuatu yang kelihatannya mustahil banget ya teman-teman.

Dokumentasi Berita 1
Dokumentasi Berita 2

#fyp #ilmwntop #kerekn
Share This Article
Join Our Newsletter

Tetap dapatkan update informasi warta berita terbaru and agenda kegiatan pondok pesantren langsung di email kamu.

Related News

Wawasan lebih mendalam seputar ekosistem pendidikan Al Hikmah.

View All News
Choquequirao, Kota Suku Inca di Atas Ngarai
News
Choquequirao, Kota Suku Inca di Atas Ngarai

Choquequirao, merupakan sebuah situs kuno di Pegunungan Andes, Peru, yang berada di punggu...

Baca Selengkapnya
Meteora, Biara Yang Melayang di Atas Pilar Batu Raksasa
Events
Meteora, Biara Yang Melayang di Atas Pilar Batu Raksasa

Meteora, adalah kawasan di Thessaly yang dipenuhi tebing-tebing batu raksasa menjulang tin...

Baca Selengkapnya
Rumah Pohon uku Korowai, Menolak Roh Jahat  dan Bahaya Hutan
Events
Rumah Pohon uku Korowai, Menolak Roh Jahat dan Bahaya Hutan

Rumah ini milik Suku Korowai, dan buat orang luar, bentuknya kelihatan ekstrem banget ya t...

Baca Selengkapnya