Choquequirao, merupakan sebuah situs kuno di Pegunungan Andes, Peru, yang berada di punggung gunung curam tepat di atas Ngarai ApurÃmac.
Dalam bahasa Quechua, Choquequirao berarti Buaian Emas. Dari namanya aja udah kedengeran megah banget ya. Tapi begitu tahu lokasinya, tempat ini ternyata enggak masuk akal banget.
Bayangin aja, situs ini berada di ketinggian sekitar 2,7 sampai 3,1 km di atas permukaan laut, dikelilingi tebing, lembah dalam, dan hutan awan yang bikin suasananya makin misterius.
Orang yang mau datang ke tempat ini harus turun dulu ke lembah sedalam sekitar 1,5 km sampai ke area sungai. Setelah itu, mereka harus naik lagi dengan ketinggian vertikal yang hampir sama lewat jalur yang terjal banget. Jadi ini adalah pendakian berat yang bisa makan waktu berhari-hari.
Nah, anehnya di medan sesulit itu, bangsa Inca justru bisa membangun hal hal yang luar biasa. Mereka bikin terasering rumit, alun-alun luas, sampai saluran air yang dipahat mengikuti lereng tebing yang hampir tegak lurus. Ini menunjukkan kalau kemampuan teknik bangsa Inca memang gila banget, karena mereka bisa menaklukkan alam tanpa merusak bentuk asli pegunungannya.
Salah satu bagian paling ikonik di Choquequirao adalah Llamas del Sol. Ini adalah hiasan batu putih berbentuk llama yang ditempel di dinding teras. Batu putih ini dibuat dari kalsit, jadi ketika terkena cahaya, terutama cahaya bulan, bentuk llama-nya bisa terlihat seperti memantulkan sinar. Kebayang kan, di tengah pegunungan gelap, ada simbol llama putih yang muncul di dinding batu kuno.
Dan yang makin bikin penasaran, sampai sekarang baru sekitar 40% kawasan Choquequirao yang berhasil digali. Artinya, masih banyak bagian kota ini yang belum benar-benar diketahui manusia modern.